Berita Terkini

KPU Kepulauan Seribu Sukses Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Edisi Pertama

KPU Kepulauan Seribu telah selesai menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Edisi Pertama pada Kamis, 3 September 2020. Sosialisasi Pendidikan Pemilih Edisi Pertama ini mengangkat tema Penegakan Pidana Pemilu pada Pemilih, Peserta, dan Penyelenggara. Narasumber yang mengisi diskusi pada agenda ini yaitu Hasyim Asy'ari, S.H, M.Si, Ph.D (anggota KPU Republik Indonesia sekaligus Ketua Divisi Hukum) dan Dr. Refly Harun, S.H, M.H, LLM (Pakar Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik) serta dimoderatori oleh Rustam Ibnu Rahman (Anggota KPU Kepulauan Seribu sekaligus Ketua Divisi Hukum). Sosialisasi Pendidikan Pemilih pertama ini diikuti oleh total 167 peserta dengan berbagai latar belakang, seperti pelajar, mahasiswa dari berbagai universitas, para komisinoner beserta staf sekretariat KPU dari berbagai wilayah, anggota LSM, pengurus partai politik, badan ad hoc penyelenggara pemilu, serta masyarakat umum. Komisioner dan staf Sekretariat yang mengikuti diskusi hari ini terdiri dari KPU Kabupaten/Kota dan Provinsi, diantaranya Buleleng, Kulon Progo, Simalungun, Katingan, Padang Lawas Utara, Tangerang Selatan, Sarmi, Gorontalo Utara, Bondowoso, Bolaang Mongondow, Banjarnegara, Bandung, Pasuruan, Blitar, Mimika, Kediri, Majalengka, Polewali Mandar, Bengkulu, Probolinggo dan wilayah lainnya. Diskusi berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang positif dari peserta. Karena keterbatasan waktu, pada sesi tanya jawab hanya dibatasi 3 penanya. Penanya yang mendapatkan kesempatan hari ini berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Saran yang telah diberikan oleh peserta pada saat pengisian absen akan dijadikan masukan sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan diskusi selanjutnya. Tidak hanya sampai di sini, KPU Kepulauan Seribu akan kembali melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Edisi Kedua pada waktu mendatang. KPU Kepulauan Seribu rencananya akan melaksanakan agenda diskusi ini selama lima kali dengan tema dan narasumber yang berbeda. Tema, narasumber serta waktu pelaksanaan akan diinformasikan dikemudian hari. KPU Kepulauan Seribu berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu menyukseskan agenda diskusi edisi pertama ini, terutama untuk narasumber dan peserta diskusi yang berpartisipasi pada siang hari ini.

KPU Kepulauan Seribu Mantapkan Sosialiasi Pendidikan Pemilih pada Rapat Pleno Mingguan

Rapat Pleno Mingguan 2 September 2020 yang dihadiri oleh Komisioner, Sekretaris, dan Kasubag melalui google meet membahas mengenai fiksasi agenda sosialisasi pendidikan pemilih yang akan diadakan pada 3 September 2020. Kegiatan ini juga sekaligus memberikan pengarahan terakhir mengenai teknis pelaksanaan agenda esok hari. Mengenai jumlah narasumber akan dievaluasi setelah kegiatan berlangsung. Jaringan yang akan dikoneksikan oleh admin dan MC diusahakan stabil dan tidak menggunakan internet kantor agar koneksinya tidak lambat. Dalam rapat pleno juga disampaikan mengenai kepegawaian, publikasi dan dokumentasi serta persiapan rapat pleno data pemilih berkelanjutan. Untuk rapat pleno data pemilih berkelanjutan, Kasubbag Program dan Data mengingatkan bhawa rapat pleno ini akan diadakan pada minggu kedua bulan September. Diharapkan untuk sekretariat dan komisioner mempersiapkan bahan yang akan dipresentasikan kepada stakeholder dan audiences.

KPU Kepulauan Seribu Siap Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Edisi Pertama.

Pada rapat pleno yang dilaksanakan hari Kamis, 27 Agustus 2020 melalui aplikasi google meet, komisioner, sekretaris dan kasubag telah menyepakati narasumber yang akan mengisi pada agenda Sosialisasi Pendidikan Pemilih Edisi Pertama. Narasumber juga telah dihubungi dan melakukan konfirmasi untuk hadir, yaitu Hasyim Asy'ari (Komisioner KPU RI) dan Refly Harun (Ahli Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik). Agenda ini terbuka untuk umum dan gratis. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran masih dibuka hingga hari ini (2 September 2020) melalui link http://bit.ly/RegistrasiIHT3Sep. Gladi resik direncanakan akan diadakan pada 2 September 2020. Dalam rapat pleno, sekretaris KPU Kepulauan Seribu menghimbau untuk segera mempublikasikan agenda ini melalui media sosial dan grup Whatsapp untuk menghindari bentrok tanggal dengan KPU wilayah lain se-DKI Jakarta. Kadiv Program dan Data juga memberi masukan agar tiap narasumber ditentukan tema secara spesifik agar tidak mengulang dan menghindari adanya perbedaan pendapat antar narasumber. Pada agenda ini, nantinya Ketua KPU Kepulauan Seribu akan membuka acara dengan menyampaikan tujuan kegiatan, gambaran geografis Kepulauan Seribu, dan gambaran hasil pemilu 2019 secara singkat. Kegiatan sosialisasi ini akan direncanakan akan diadakan lima kali, dengan mengangkat tema yang berbeda. Bagi yang ingin berpartisipasi, silakan registrasi pada link yang sudah disebutkan sebelumnya. Para komisioner KPU Kepulauan Seribu berharap, agenda ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat bermanfaat bagi peserta yang mengikuti.

KPU Kepulauan Seribu Lakukan Persiapan Menuju Sosialisasi Pendidikan Pemilih

Rabu, 19 Agustus 2020 telah dilaksanakan Rapat Pleno Mingguan yang rutin dilaksanakan secara daring oleh Komisioner, Sekretaris, dan kasubag KPU Kepulauan Seribu. Pada kesempatan pleno minggu ini, tema yang dibahas adalah mengenai persiapan penyelenggaraan Sosialisasi Pendidikan Pemilih. Rencananya, akan ada lima kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih, diantaranya dengan tema hukum, daftar pemilih, teknis penyelenggaraan, partisipasi masyarakat pada pemilu, dan logistik. Sosialisasi pertama akan mengangkat tema tentang Hukum yang rencananya akan diselenggarakan pada 3 September 2020. Narasumber dapat berasal dari eksternal dan internal. Pada sosialisasi pertama yang bertemakan hukum, narasumber yang diusulkan adalah Hasyim Asy'ari (Komisioner KPU RI) dan Refly Harun (Ahli Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik). Sosialisasi ini tengah dipersiapkan sedemikian rupa agar dapat berjalan sesuai dengan rencana. Sosialisasi ini akan dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya pendaftaran. Peserta sosialisasi akan mendapatkan e-sertifikat apabila mengikuti kegiatan hingga akhir acara. Pada rapat pleno ini juga sedikit membahas mengenai ketentuan WFH dan WFO untuk pegawai mengingat wilayah DKI Jakarta masuk pada zona hitam. Namun, hal ini masih menunggu instruksi lebih lanjut dari KPU Provinsi DKI Jakarta.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75 di Lingkungan KPU Kepulauan Seribu

Dalam masa pandemi saat ini kita dituntut untuk dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru, di antaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Menjaga jarak saat ini dilakukan tidak hanya antar kelompok namun antar individu demi mengurangi resiko penularan Covid-19. Untuk lingkungan perkantoran menjaga jarak dilakukan dengan mengatur jadwal masuk karyawan/pegawai agar tidak terjadi kerumunan di tempat kerja. Begitu pula yang dilakukan oleh KPU Kepulauan Seribu. KPU Kepulauan Seribu berkomitmen untuk mendukung Pemerintah meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan kantor. Sejak bulan Juni 2020 KPU Kepulauan Seribu telah menerapkan sistem piket sebagaimana diatur juga oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hingga bulan Agustus 2020 terhitung hampir 3 bulan KPU Kepulauan Seribu melaksanakan sistem tersebut dan dipandang efektif mencegah penularan Covid-19. Meskipun bulan Agustus ini merupakan bulan Kemerdekaan RI di mana biasanya dirayakan dengan cara upacara dan menggelar perlombaan, namun untuk tahun ini dirayakan dengan cara yang lebih sederhana demi mendukung program Pemerintah tersebut. Sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 26 tahun 2020 tentang Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020, KPU Kepulauan Seribu memperingatinya dengan cara mengikuti upacara secara virtual melalui saluran TV Nasional dan kanal resmi Sekretariat Kabinet RI. Untuk peringatan di lingkungan KPU, KPU RI membagikan link zoom meeting yang bisa diakses oleh seluruh pegawai KPU di seluruh Indonesia, termasuk pegawai di lingkungan KPU Kepulauan Seribu. Peringatan Kemerdekaan tahun ini mengangkat tema Indonesia Maju, dengan logo berbentuk perisai dengan angka 75. Bentuk ini terinspirasi dari simbol perisai di dalam lambang Garuda Pancasila. Bentuk logo ini menggambarkan Indonesia sebagai negara yang mampu memperkokoh kedaulatan, menjaga persatuan dan kesatuan. Menurut Kemensetneg logo ini menyimbolkan arti dari kesetaraan dan pertumbuhan ekonomi untuk rakyat Indonesia, progres nyata dalam bekerja dan untuk mempersembahkan hasil terbaik untuk rakyat. Dengan peringatan Kemerdekaan ini diharapkan Indonesia dapat berjuang melawan Pandemi Covid-19, dan dapat membangkitkan beberapa sektor perekonomian yang sempat terpuruk. Seluruh rakyat Indonesia perlu bergotong royong tanpa saling menyalahkan demi terwujudnya Indonesia Maju.

KPU Kepulauan Seribu Undang Stakeholders dalam Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Di bulan Agustus 2020 ini Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Kepulauan Seribu ditetapkan melalui forum Rapat Pleno Terbuka sesuai dengan Surat Edaran KPU RI nomor 550/PL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020. Kegiatan ini dilakukan masih secara daring melalui aplikasi google meeting mengingat DKI Jakarta yang masih dalam masa PSBB transisi. Rapat Pleno Terbuka ini dilakukan dengan mengundang stakeholders di wilayah Kepulauan Seribu di antaranya terdiri dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dan jajarannya, KPU Provinsi DKI Jakarta, Polres Kepulauan Seribu, Bawaslu Kepulauan Seribu, Sudin Dukcapil Kabupaten Kepulauan Seribu, dan Pimpinan Partai Politik se-Kepulauan Seribu. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kepulauan Seribu, Murhofik, SE,. Dalam rapat yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2020 tersebut disampaikan bahwa data penduduk yang diberikan oleh Dukcapil pada 30 April 2020 kemudian dilakukan pencermatan tiap bulan untuk ditetapkan secara bertahap. Maka sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, rapat pleno terbuka pada kesempatan ini menetapkan Data Pemilih Berkelanjutan bulan Juli 2020. Pergerakan data di Kepulauan Seribu pada tiap tahapannya yaitu tahap I sebanyak 19.130, tahap II 19.445, tahap III 19.512, tahap IV 19.558. Untuk hasil Pencermatan tahap V (bulan Juli) terdapat 111 (L = 45, P = 66) Pemilih Baru, dan pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 9 (L = 9, P = 0), Ubah data 0. Dengan pencermatan ini, Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahap V (Bulan Juli) sebanyak 19.660 (L=9.866, P=9.794) naik sebanyak 0,52 %. Setelah data disampaikan dan tidak ada tanggapan maupun sanggahan dari tamu undangan, maka data tersebut ditetapkan sebagai Data Pemilih Berkelanjutan Bulan Juli 2020 di Kepulauan Seribu. Di akhir acara Kadiv Program dan Data KPU Kepulauan Seribu, Rahadi Pramono, menyampaikan bahwa KPU Kepulauan Seribu menyiapkan aplikasi untuk laporan masyarakat. Masyarakat dapat menyampaikan masukan, tanggapan, atau laporan yang ditemukan di lapangan yang berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih. Saat ini aplikasi tersebut masih dalam tahap perbaikan, untuk kemudian akan segera diluncurkan dan diperkanalkan kepada masyarakat di Kepulauan Seribu.

Populer

BKN Menyapa ASN Seri 20